[Tips] Penggunaan Nama Untuk Suatu Variable

Variable?

Variable bisa diartikan sebagai tempat penyimpanan sementara untuk suatu Value (nilai). Variable diibaratkan sebagai box dalam memori komputer untuk menangani / memegang informasi sementara. Dalam penamaan suatu Variable diharuskan menggunakan nama yang jelas, unik dan mengindentifikasikan sesuai dengan konteks dimana ia digunakan.

Sebagain contoh, jika Anda ingin menyimpan nilai harga dari suatu item di toko, maka gunakanlah nama Variable yang mengacu pada nilai yang dipegang. Anda bisa memberikan nama Variable dengan “hargaBarang”.

Tips Dalam Memberikan Nama Untuk Suatu Variable

Dalam pemberian nama untuk suatu Variable sebenarnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing programmer. Tetapi kadang kita bekerja dengan code-code kita sendiri dan bertindak layaknya Koboi dalam program yang kita buat. Hal tersebut sangat tidak baik jika kita bekerja sebagai Developer Team karena apa yang kita buat harus dimengerti dan dipahami oleh anggota Team yang lainnya.

Berikut ini beberapa tips dalam memberikan nama untuk suatu Variable :

  1. Gunakan Nama yang jelas,unik, mudah diingat, mudah dibaca dan sesuai dengan konteks dimana ia digunakan.
  2. Penamaan Variable harus disesuaikan dengan spesifikasi tipe data yang digunakan.
  3. Lebih baik Jangan menggunakan nama dengan 1 huruf saja. Dengan memberi nama suatu variable dengan hanya 1 huruf saja akan membuat Anda sendiri binggung dalam membaca code yang Anda buat. Terlebih jika Anda bekerja sebagai Team.
  4. Jangan membuat nama Variable mirip dengan nama Variable lainnya (Misal : myVariable , MyVariable) dalam satu waktu karena cara ini juga sangat membingungkan. Sangat menyulitkan dalam penggunaan kembali kelas dalam aplikasi yang dikembangkan dengan menggunakan bahasa lain yang tidak Case Sensitiv seperti Visual Basic.
  5. Jangan menggunakan simbol underscore (“_”) sebagai awalan (Misal : _HargaBarang). Dalam beberapa bahasa cara tersebut bisa menyebabkan hilangnya interoperability jika code tersebut digunakan juga untuk bahasa pemograman lain.
  6. Gunakan huruf kecil sebagai awalan (Misal : hargaBarang).
  7. Gunakan huruf besar untuk kata ke-2 dan seterusnya atau bisa disebut sebagai Notasi CamelCase. (Misal : hargaBarangSementara).
  8. Lebih baik hindari singkatan (Misal : Harga Barang menjadi HB, HarBar, dsb). Untuk jangka panjang bisa mengakibatkan kebinggungan dalam membaca code yang Anda buat. Terlebih jika Anda bekerja sebagai Team.

Semoga Bermanfaat 🙂